Dengen Buah Kecil (Dillenia celabica)

Dengen Buah Kecil (Dillenia celabica)

Dillenia celebica adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Dilleniaceae (suku simpur-simpuran). Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah di wilayah Sulawesi. Nama ilmiah Dillenia celebica diperkenalkan oleh Ruurd Dirk Hoogland pada tahun 1952.

Buah Dengen, atau dikenal juga dengan nama latin Dillenia serrata, merupakan buah endemik yang tumbuh di Pulau Sulawesi, Indonesia.

Sumber Tulisan: http://www.tropicaltimber.info/specie/resak-vatica-rassak/#lower-content https://plantamor.com/species/profile/vatica/rassak 

Sumber Gambar: Arboretum Koleksi Jenis Pohon Lokal dari Areal Konsesi PT. Vale Indonesia

Eksplorasi Dan Identifikasi Jenis Tumbuhandi Cagar Alam Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan

Cagar Alam Kalaena telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan sejak tahun 1987 melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 428/Kpts-II/1987. Kawasan ini ditunjuk sebagai kawasan konservasi karena merupakan contoh perwakilan ekosistem hutan pamah sekunder yang memiliki...

Burung Cabai Panggul Kuning (Dicaeum aureolimbatum)

Cabai panggul-kuning (Dicaeum aureolimbatum) adalah spesies burung pengicau dalam famili Dicaeidae. Cabai panggul-kuning adalah spesies burung endemik di Sulawesi. Burung ini bisa kita temui pada ketinggian 850-2000 mdpl. Penyebarannya dari pulau Sangihe yang berada...

Cekakak Suci (Todiramphus sanctus)

Todiramphus sanctus memiliki tubuh berukuran sedang yaitu 22 cm. Spesies ini mirip dengan Todiramphus chloris, tetapi lebih berwarna kusam, dan ukuran tubuh sedikit lebih kecil. Bagian yang berwarna biru lebih kehijauan pada spesies ini. Warna dada agak kuning atau...

Kuntul Besar (Ardea alba)

Burung Kuntul Besar adalah burung yang tinggi, berkaki panjang, dan suka mengarungi air dengan leher panjang melengkung seperti huruf S dan paruh panjang seperti belati. Saat terbang, lehernya yang panjang terselip dan kakinya menjulur jauh melampaui ujung ekornya...

Kring-kring Bukit (Prioniturus platurus)

Burung Kring-Kring Bukit dewasa biasanya mempunyai panjang tubuh sekitar 28 cm dengan berat antara 200-225 gram. Bulu tubuhnya kebanyakan berwarna hijau dengan penutup ekor bagian bawah berwarna kuning. Perbedaan antara burung Kring-Kring jantan dan betina terlihat...

Burung-madu Kelapa (Anthreptes malacensis)

Anthreptes malacensis berukuran 13 cm. Ciri utamanya memiliki paruh yang panjang meruncing. Individu jantan : mahkota dan punggung berwarna hijau bersinar. Tunggir, penutup sayap, ekor, setrip kumis ungu bersinar. Pipi, dagu, tenggorokan coklat tua buram, sedangkan...
Belulang (Stemonurus celebicus)

Belulang (Stemonurus celebicus)

Stemonurus celebicus adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Stemonuraceae. Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah di wilayah Sulawesi. Nama ilmiah Stemonurus celebicus diperkenalkan oleh Theodoric Valeton pada tahun 1898.

Sumber Tulisan: https://plantamor.com/species/profile/stemonurus/celebicus#gsc.tab=0

Sumber Gambar: Arboretum Koleksi Jenis Pohon Lokal dari Areal Konsesi PT. Vale Indonesia

Eksplorasi Dan Identifikasi Jenis Tumbuhandi Cagar Alam Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan

Cagar Alam Kalaena telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan sejak tahun 1987 melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 428/Kpts-II/1987. Kawasan ini ditunjuk sebagai kawasan konservasi karena merupakan contoh perwakilan ekosistem hutan pamah sekunder yang memiliki...

Burung Cabai Panggul Kuning (Dicaeum aureolimbatum)

Cabai panggul-kuning (Dicaeum aureolimbatum) adalah spesies burung pengicau dalam famili Dicaeidae. Cabai panggul-kuning adalah spesies burung endemik di Sulawesi. Burung ini bisa kita temui pada ketinggian 850-2000 mdpl. Penyebarannya dari pulau Sangihe yang berada...

Cekakak Suci (Todiramphus sanctus)

Todiramphus sanctus memiliki tubuh berukuran sedang yaitu 22 cm. Spesies ini mirip dengan Todiramphus chloris, tetapi lebih berwarna kusam, dan ukuran tubuh sedikit lebih kecil. Bagian yang berwarna biru lebih kehijauan pada spesies ini. Warna dada agak kuning atau...

Kuntul Besar (Ardea alba)

Burung Kuntul Besar adalah burung yang tinggi, berkaki panjang, dan suka mengarungi air dengan leher panjang melengkung seperti huruf S dan paruh panjang seperti belati. Saat terbang, lehernya yang panjang terselip dan kakinya menjulur jauh melampaui ujung ekornya...

Kring-kring Bukit (Prioniturus platurus)

Burung Kring-Kring Bukit dewasa biasanya mempunyai panjang tubuh sekitar 28 cm dengan berat antara 200-225 gram. Bulu tubuhnya kebanyakan berwarna hijau dengan penutup ekor bagian bawah berwarna kuning. Perbedaan antara burung Kring-Kring jantan dan betina terlihat...

Burung-madu Kelapa (Anthreptes malacensis)

Anthreptes malacensis berukuran 13 cm. Ciri utamanya memiliki paruh yang panjang meruncing. Individu jantan : mahkota dan punggung berwarna hijau bersinar. Tunggir, penutup sayap, ekor, setrip kumis ungu bersinar. Pipi, dagu, tenggorokan coklat tua buram, sedangkan...

Travertine Tompotikka

Travertine Tompotikka

Terletak di Desa Ussu, Malili, dengan koordinat -2,571125 LS dan 121,100205 BT. Travertine merupakan batu alam kategori batu kapur sedimen yang terbentuk dari endapan mineral di sekitar sumber air panas atau mata air. Keindahan travertine bukan hanya terletak pada tampilannya, tetapi juga pada cerita geologis yang dikandungnya. Setiap lapisan adalah rekaman proses alam yang berlangsung ratusan hingga ribuan tahun. Karena sifatnya yang berpori dan relatif lunak, travertine mudah dipengaruhi oleh aliran air maupun aktivitas manusia, sehingga kelestariannya sangat bergantung pada upaya konservasiPada lokasi ini terdapat air terjun yang dikenal dengan nama Air terjun Tompotika. Air terjun tersebut terbagi menjadi 4 aliran sungai dengan undakan lebih dari 10. Setiap undakan berupa endapan larutan batu gamping yang sumber batunya kemungkinannya berasal dari Formasi Matano. 

Kekar Bulu’poloe

Kekar Bulu’poloe

Terletak pada koordinat -2,810178 LS dan 120,968141 BT di Desa Harapan, Kecamatan Malili. Kekar merupakan rekahan atau retakan pada batuan yang terjadi akibat gaya tektonik (tekanan, tarikan, geser) atau proses pendinginan, tetapi tidak disertai dengan perpindahan yang signifikan di sepanjang bidang rekahan tersebut. rekahan pada batuan tanpa adanya pergeseran blok batuan. Terjadi karena batuan mengalami tekanan atau regangan melebihi kekuatannya. Umumnya muncul berulang atau berkelompok sehingga membentuk pola tertentu, perbedaan mendasar dengan sesar yakni pada pergeseran blok batuan

Di lokasi ini terdapat tebing batuan di tepi pantai setinggi ± 7 meter. Dengan panjang ± 20 meter. Bagian bawah terdiri dari alluvium/konglomerat dengan diameter rata-rata 20 cm, membundar sampai membundar tanggung akibat erosi/pelapukan. Pada lokasi ini tersingkap batuan peridotit yang tersenpentinitkan dengan ciri-ciri warna hijau kehitaman, keras dan kompak, butiran faneritik hingga porfiritik. Tubuh batuan ini dipenuhi kekar. 

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Sesar Bulu’ Bellang

Sesar Bulu’ Bellang

Terletak di Desa Balantang, Kecamatan Malili dengan koordinat  -2,571125 LS dan 121,100205 BT. Sesar merupakan rekahan atau retakan besar pada kerak bumi tempat terjadi pergeseran atau pergeseran relatif antara dua blok batuan. Berbeda dengan retakan biasa (kekar), sesar menunjukkan adanya perpindahan posisi blok batuan. Ciri umum sesar yaitu, akibat gaya tektonik (kompresi, tarikan, atau geseran), Memperlihatkan bidang sesar (permukaan retakan tempat pergeseran terjadi), ada indikasi pergeseran seperti goresan sesar (slickenside), zona hancuran, atau breksi sesar.

Pergeseran ini bisa disebabkan oleh gaya tektonik seperti tekanan, tarikan, atau geseran yang bekerja di dalam kerak bumi. Terjadi akibat proses tektonik, sehingga menyebabkan perpindahan posisi lapisan batuan yg terpotong oleh sesar. Pada lokasi ini terdapat tebing dengan tinggi kurang lebih 11 meter dengan panjang 20 meter. Pada lokasi ini pula terdapat fitur geologi berupa patahan (normal fault) dengan bidang sesar berarah N 135°E/66°

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.