Chrysotile asbestos adalah salah satu jenis mineral asbestos yang paling umum dan termasuk dalam kelompok serpentin. Karakteristik utama yakni warna putih keabu-abuan hingga kehijauan, bentuk: serat halus, lentur, dan melingkar (fibrous, curly), Mineralogi, bagian dari kelompok serpentin (berhubungan dengan serpentinite), Stabil pada kondisi metamorf rendah. Chrysotile terbentuk dari alterasi hidrotermal batuan ultramafik (peridotit, dunit, serpentinite). Umumnya ditemukan dalam kompleks ofiolit, di zona kerak samudera yang terangkat ke daratan. Merupakan tipe asbestos yang paling melimpah di dunia, sekitar 90–95% dari seluruh asbestos yang pernah digunakan secara industri.

Lokasi ini terletak pada koordinat -2,427023 LS dan 121,274457 BT. Pada lokasi ini terdapat tebing batuan memanjang yang terdiri dari batuan ultramafic peridotit yang terserpentinisasikan. Batuan berwarna hijau kehitaman, keras dan kompak, butiran halus hingga sedang. Selain itu terdapat juga rekahan-rekahan yang terisi asbestos form/ chrysotile fibre yang terbentuk dengan baik berupa lembaran-lembaran berwarna putih. Lapisan mempunyai arah pola jurus dan kemirigan batuan N330°E/24 – N225°E/25.

See also  Sesar Bulu' Bellang