1. Geosite Travertine Tompotikka
Di wilayah Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, terdapat salah satu fenomena geologi menarik berupa batuan travertine yang menjadi bagian dari lanskap kawasan Tompotikka.
2. Geosite Sesar Bulu’ Bellang
Terletak di Desa Balantang, Kecamatan Malili dengan koordinat -2,571125 LS dan 121,100205 BT. Sesar merupakan rekahan atau retakan besar pada kerak bumi tempat terjadi pergeseran atau pergeseran relatif antara dua blok batuan.
2. Geosite Kekar Bulu’ Poloe
Terletak pada koordinat -2,810178 LS dan 120,968141 BT di Desa Harapan, Kecamatan Malili. Kekar merupakan rekahan atau retakan pada batuan yang terjadi akibat gaya tektonik (tekanan, tarikan, geser) atau proses pendinginan
4. Geosite Gua Batu Putih
Terletak pada koordinat -2572163 LS dan 12064550 BT di desa Lagego, Kecamatan Burau. Dikenal dengan gua batu putih yang terbentuk dari batu gamping kristalin yang merupakan bagian dari Formasi Batugamping Malihan.
5. Geosite Gua Batugamping Andomo
Gua Andomo terletak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti dengan koordinat -2,629355 LS dan 121,317402 BT. Gua Batugamping adalah gua yang terbentuk pada batuan gamping (limestone) ….
6. Geosite Rijang Berfoliasi Pantai Kupu-kupu Singkole
Terletak pada koordinat -2,506990 LS dan 121,324947 BT di Dusun Singkole, Desa Magani, Kecamatan Nuha. Rijang (chert) adalah batuan silika (kaya SiO₂, umumnya berupa mikrokristalin kuarsa)…
7. Geosite Gua Bawah Air Kaebere
Terletak pada koordinat -2,497023 LS dan 121,311929 BT. Gua bawah air adalah gua yang sebagian atau seluruh rongganya tergenang air secara permanen, baik oleh air tawar, air laut…
8. Geosite Dinding Sesar Waturere
Dinding Sesar merupakan bidang atau permukaan batuan yang terbentuk akibat aktivitas sesar, yaitu rekahan di kerak bumi yang disertai pergeseran. Permukaan ini merupakan bagian dari bidang sesar..
9. Endapan Kuarter Matano Tanah Merah
Endapan Kuarter merupakan endapan geologi yang terbentuk pada Zaman Kuarter, yaitu periode terbaru dalam skala waktu geologi (sekitar 2,58 juta tahun yang lalu hingga sekarang)…
10. Geosite Hazburgite Pulau Langkai
ulau Langkai terletak pada koordinat -2,552905 LS dan 121,431477 BT di desa Sorowako, Kecamatan Nuha. salah satu jenis batuan beku ultramafik yang terutama berasal …
11. Geosite Serpentinite Tole
Serpentinite adalah batuan metamorf yang terbentuk dari alterasi hidrotermal batuan ultramafik (seperti peridotit, harzburgite, atau dunite) yang kaya mineral olivin dan piroksen…
12. Geosite Dunit/Sesar Bukit Butoh
Dunit adalah batuan beku ultramafik yang hampir seluruhnya terdiri dari mineral olivin (>90%) yang umumnya terbentuk di mantel bumi bagian atas.
13. Geosite Serpentinite Terbreksiasi Tabarano-Lioka
Serpentinite terbreksiasi adalah batuan serpentinit (hasil alterasi ultramafik, terutama olivin) yang telah mengalami patah, retak, dan hancuran sehingga tersusun oleh fragmen-fragmen (klastik) yang direkatkan kembali oleh matriks mineral sekunder.
14. Geosite Pulau Empat
Geosite Pulau Empat, yang terletak di Desa Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu situs unik dalam kawasan Geopark Danau Matano yang memiliki nilai geologi sekaligus arkeologi yang sangat tinggi.
15. Geosite Serpentinite Sukoiyo
Serpentinite adalah jenis batuan metamorf yang terbentuk dari hasil alterasi (perubahan) batuan ultramafik, terutama peridotit (olivin dan piroksen), akibat proses serpentinisasi.
16. Geosite Chrysotile Asbestos Sukoiyo
Chrysotile asbestos adalah salah satu jenis mineral asbestos yang paling umum dan termasuk dalam kelompok serpentin. Karakteristik utama yakni warna putih keabu-abuan hingga kehijauan, bentuk: serat halus, lentur, dan melingkar (fibrous, curly), Mineralogi, bagian dari kelompok serpentin…
17. Geosite Teras Bawah Air One Te'engka
Terletak pada koordinat -2,427023 LS dan 121, 274457 BT. Pada situs ini, terdapat teras-teras atau undakan-undakan dibawah air sebagai bukti struktur geologi amblasan (graben). Teras-teras ini memotong lapisan-lapisan batuan pasir dan lempeng resen yang menandakan bahwa struktur tersebut masih aktif.
18. Geosite Uwoi Wera Meruruno
Terletak pada koordinat -2,564455 LS dan 121,251413 BT di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda. Material penyusun umumnya berupa batuan beku ultrabasa–mafika (peridotit, basalt, gabbro) yang termasuk ke dalam Kompleks Ofiolit Sulawesi Timur.
19. Geosite Air Terjun Mata Dewa Loeha
Loeha – Terletak pada koordinat -2,777237 LS dan 121,570748 BT di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda. Pada lokasi ini, terdapat air terjun di sebuah pulau yang dinamakan Pulau Loeha. Air terjun ini mempunyai ketinggian ± 100 meter
20. Geosite Serpentinite Pulau Wasubonti
Terletak pada koordinat -2,7772237 LS dan 121,570748 BT di Desa Bantilang, Kecamatan Towuti. Di pulau ini serpentinite, warna agak kehijauan, keras, yang lapuk mudah diremas, menyerpih, sebagian teroksidasi di permukaan, afianitik, melampar membentuk pedataran..
21. Geosite Hipostratotipe Formasi Bone-Bone
Terletak di Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana dengan koordinat Latitude -2,381596667 dan Longitude 120.79703. Hipostratotipe merupakan istilah dalam stratigrafi yang digunakan untuk menyebut….
22. Geosite Napal Formasi Bone-Bone
Lokasi ini terletak pada koordinat -2.491471667 dan 120.7763983 di Desa Kalpataru Kecamatan Tomoni. Pada lokasi ini terdapat singkapan yang di dominasi oleh napal bagian dari Formasi Bone-bone.



















