Dunit adalah batuan beku ultramafik yang hampir seluruhnya terdiri dari mineral olivin (>90%) yang umumnya terbentuk di mantel bumi bagian atas. Dunit merupakan sumber utama nikel dan kromit. Komposisi mineral terdiri dari Ovilin (mineral utama), mineral aksesoris kromit, magnetit, piroksen (sangat sedikit), spinel, garnet, kadang sulfida, Silika rendah, tapi kaya magnesium (Mg) dan besi (Fe)

Lokasi ini terletak pada koordinat -2,527857 LS dan 121,342923 BT di Desa Magani Kecamatan Sorowako. Pada lokasi in terdapat tebing setinggi ± 20 m yang disusun oleh dunit dengan ciri-ciri antara lain: berwarna, kehijauan gelap, keras dan kompak, didominasi mineral olivine. Pada lokasi ini juga terdapat zona sesar yang ditandai dengan proses breksiasi, dapat pecah-pecah akibat adanya tekanan. Proses breksiasi membentuk breksi sesar dengan ciri-ciri monomik, fragmen dari dunit, bentuk menyudut – menyudut tanggung, ukuran fragmen rata rata 10 cm. massa dasar berupa pasir laterit, juga terdapat kekar-kekar yang terisi oleh mineral garnierite. Batas yang membatasi tubuh dunit dan breksi sesar membentuk sebuah bidang dengan arah : N20°E/73°. Pada lokasi ini tumbuh Nepenthes (Kantung Semar), anggrek (Vanda) endemik Luwu Timur, Anggrek Terestrial.

See also  GeoHeritage, Warisan Bumi sebagai Daya Tarik Wisata